Friday, October 4, 2013

supaya sentiasa beringat...


Assalamualaikum wbt,

Penghulu sehari hari telah tiba, saja nak berkongsi cerita ini. Mungkin ada yang sudah
membaca sebelum ini. Tapi kita suka nak simpan di dalam blog kesayangan ini agar
sentiasa ingat dan tidak leka pada tanggungjawab yang paling utama.

DOSA YANG LEBIH BESAR DARI ZINA

Suatu senja, seorang wanita melangkahkan kaki mendekati kediaman Nabi Musa.

Setelah mengucapkan salam, dia masuk sambil terus menunduk.
Air matanya berderai tatkala berkata, “Wahai Nabi ALLAH, tolonglah saya.

Doakan agar ALLAH mengampuni dosa keji saya”.
“Apakah dosamu wahai wanita...?” Tanya Nabi Musa.


“Saya takut mengatakannya,”­ jawab wanita itu.

“Katakanlah, jangan ragu-ragu...!”desak Nabi Musa.

Maka perempuan itu pun dengan takut bercerita, “Saya telah berzina.”

Kepala­ nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.


“Dari perzinaan itu saya hamil. Setelah anak itu lahir,
langsung saya cekik lehernya sampai mati,” lanjut perempuan itu seraya menangis.

Mata Nabi Musa berapi-api. Dengan muka yang berang dia mengherdik.
“Perempuan celaka, pergi dari sini. Agar siksa ALLAH tak jatuh ke dalam rumahku.
Pergi...!!!!” teriak nabi Musa sambil berpaling karena jijik.

Hati perempuan itu bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh.
Dia menangis tersedu-sedu dan keluar dari rumah Nabi Musa.
Ia tak tahu harus kemana lagi mengadu. Bahkan dia tak tahu ke mana harus melangkahkan kaki.

Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana manusia lain bakal menerimanya...?

Sepeninggalnya wanita tersebut, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa.

Jibril lalu bertanya,
“Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak BERTAUBAT
dari dosanya...? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar dari itu...?”

Nabi Musa terperanjat.
“Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu...?

Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang hina itu...?” Tanyanya.

“Ada...!!!” Jawab Jibril dengan tegas.

“Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar daripada SERIBU kali berzina.”


Mendengar penjelasan ini Nabi Musa memanggil wanita tadi, lalu berdoa
memohon ampunan kepada ALLAH.

Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja 
tanpa penyesalan seakan menganggap remeh perintah ALLAH.
Sedangkan BERTAUBAT dan menyesali Dosa dengan sungguh-sungguh­
berarti masih mempunyai IMAN di dadanya dan Yakin ALLAH itu ada.

Semoga Bermanfaat Untuk Kita semua Aamiin


11 comments:

Nurulhuda Abdul Latip said...

Peringatan yang bagus di pagi yang mulia ni kak..Terima kasih kak

Kakcik said...

Sesungguhnya Allah itu Maha Pengampun sedang manusia tidak mengetahui...

JunAina said...

Siapalah kita untuk menentukan segalanya sesungguhnya Allah itu penuh dengan kebaikan-kebaikannya...

diana said...

Semoga kita semua diberi kesedaran...solat tiang agama..

faraherda.razalan said...

Allahuakbar!

Rai Ourkizuna said...

tapi masyarakat kita masih tak segan silu menghina orang yg berzina.. bukan nak bantu.. dan masih ramai yg tak segan silu tak pegi solat..

Crew Fathi said...

Semoga Allah S.W.T terima taubat hamba2nya.. Insaallah..

ummiross said...

Terima kasih Ati, perkongsian yang bagus, saling ingat-mengingati sesama kita.

Ain Noraini said...

hanya yg maha pengampun..siapa la kita hendak menghukum seseorang tu kan..

effa farhana said...

thanks kerana mengingati :)

hainom OKje said...

Takutnya Ati...moga kita bukan tergolong otg itukan ....Na'uuzubillah...